Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Orang-orang Menyebutnya Dengan Sunyi

Mengapa sih, orang-orang pada mempeributkan tentang sunyi maupun sepi?. Jika usia mulai bertambah sunyi pun akirnya menemani. Mengapa orang-orang itu selalu menganggap sunyi itu hal yang aneh?. Padahal sebenarnya orang-orang selalu sunyi meski tidak disadari. Mereka menyembunyikan rasa sunyi itu dengan cara berbaur dengan orang lain. Tetapi, bukankah cara seperti itu akan menambah sunyi yang terus mengelilingi naluri? Rasanya waktu begitu kejam. Hal ini dibuktikan jika menikmati hari dengan segala aktivitas maka jarum jam akan semakin cepat. Sebaliknya jika hanya berdiam dan tidak melakukan apa-apa sepertinya jarum jam akan berhenti dan bergerak sangat lamban. Setelah itu, sunyi pun terjadi. Pada akhirnya, lidah kelu untuk mengatakan sesuatu. Sampai hanya diam dan memikirkan segalanya yang ada di kepala. Setelah belasan tahun baru aku memahami, bahwa sunyi selalu menghampiri. Entah itu berada di keramaian banyak orang atau di tempat-tempat umum. Meski ramai, sunyi tak hen...

Menjadi seorang dewasa tidaklah mudah

Mengapa sekian bertambahnya usia, lingkar pertemanan semakin sedikit?. Bahkan tidak mempunyai teman merupakan hal yang wajar. Rasanya hidup hanya monoton tak bergerak kemana saja. Dewasa hanya lah sebuah angka yang semakin tua. Remaja hanya lah pemanis saat usia muda. Mengapa waktu selalu berjalan, dan hanya aku habiskan untuk melakukan aktivitas yang seperti itu saja?. Bahkan tidak ada perubahan sama sekali. Pengalaman pun hanya itu-itu saja. Mengapa orang-orang dewasa itu menganggap dirinya lah yang paling benar?. Mereka selalu tahu hal-hal apa saja yang bahkan belum diketahui orang-orang pelajar. Berdandan itu manfaat nya apa? Mengapa orang-orang dewasa harus menata dirinya seperti berdandan atau merubah penampilan?. Sebenarnya tujuan berdandan itu apa?. Bukankah jika berdandan wajahnya akan sama saja?. Bahkan yang berubah hanya warna kulit, yang semula hitam menjadi putih. Sebenarnya untuk siapa kaum perempuan itu berdandan?. Apakah hanya untuk mengundang birahi lela...

Antara Waktu dan Nurani

Hari yang sangat dipenuhi dengan kegiatan kuliah satu hari penuh. Entah mengapa dari pagi aku merasa waktu berjalan begitu sangat lambat. Ada apa yang berbeda dengan diriku?. Baru pertama kali aku merasakan waktu yang sepertinya tidak bergerak sekalipun. Apa aku yang tidak memikirkan apapun?. Bahkan aku yang merasakah hidup yang begitu datar. Kuliah dengan jeda satu jam sungguh membosankan. Harus bagaimana lagi?. Aku bertekad untuk bisa menyelesaikan sarjana sastraku. Harus bisa lulus kuliah itu menjadi salah satu harapanku. Hari ini, waktu seperti berhenti berputar. Wajahku murung tetapi aku mampu menyembunyikan   dengan tawa yang ada di sekitarku. Sebenarnya aku bosan dengan perkuliahanku. Kuliah hanya mendengar omongan dosen dan presensi mahasiswa. Tidak ada praktik sama sekali. Tuhan, kuatkanlah aku selama menjalani masa kuliah. Aku hanya ingin membahagiakan kedua orang tuaku. Aku ingin menyelesaikan masa studiku dengan cepat. Lancarkan aku Tuhan. Yogyakarta, 26 S...