Mengapa sih, orang-orang pada mempeributkan tentang sunyi maupun sepi?. Jika usia mulai bertambah sunyi pun akirnya menemani. Mengapa orang-orang itu selalu menganggap sunyi itu hal yang aneh?. Padahal sebenarnya orang-orang selalu sunyi meski tidak disadari. Mereka menyembunyikan rasa sunyi itu dengan cara berbaur dengan orang lain. Tetapi, bukankah cara seperti itu akan menambah sunyi yang terus mengelilingi naluri? Rasanya waktu begitu kejam. Hal ini dibuktikan jika menikmati hari dengan segala aktivitas maka jarum jam akan semakin cepat. Sebaliknya jika hanya berdiam dan tidak melakukan apa-apa sepertinya jarum jam akan berhenti dan bergerak sangat lamban. Setelah itu, sunyi pun terjadi. Pada akhirnya, lidah kelu untuk mengatakan sesuatu. Sampai hanya diam dan memikirkan segalanya yang ada di kepala. Setelah belasan tahun baru aku memahami, bahwa sunyi selalu menghampiri. Entah itu berada di keramaian banyak orang atau di tempat-tempat umum. Meski ramai, sunyi tak hen...
Ocehan yang sebenarnya tidak bermakna. Hanya sebatas bercerita mengenai perjalanan semasa hidupnya.