Pulang
Lembayung angin membisik sukma
Sayang raganya tak ada lagi di sana
Aku ingin menyerah, namun
Salahkah bila aku berhenti melangkah?
Untuk apa!!!
Hidup hanya menuai kesalahan
Tambah terasing di keramaian
Menjulur dan melebur menjadi kenangan
Tersedu-sedu sepanjang malam
Ingat akan cobaan yang tertanam
Melalui nyanyian sunyi yang temaram
Aku hidup bersama serpihan batu pualam
Aku sempat berharap,
Lebih baik langit runtuh saja
Menenggelamkan seluruh isi dunia
Mengenyahkan puing-puing bangunan cakrawala
Sekarang dan hari esok akan sama saja
Tetap berjalan seperti udara
Tuhan, jika alur dunia yang fana
Perlahan-lahan masih sama
Kembalikanlah aku ke Peraduan-Mu
Aku ingin Pulang, Pulang, dan Pulang
Lalu, semuanya akan hilang
Yogyakarta, 11 Agustus 2018
Lembayung angin membisik sukma
Sayang raganya tak ada lagi di sana
Aku ingin menyerah, namun
Salahkah bila aku berhenti melangkah?
Untuk apa!!!
Hidup hanya menuai kesalahan
Tambah terasing di keramaian
Menjulur dan melebur menjadi kenangan
Tersedu-sedu sepanjang malam
Ingat akan cobaan yang tertanam
Melalui nyanyian sunyi yang temaram
Aku hidup bersama serpihan batu pualam
Aku sempat berharap,
Lebih baik langit runtuh saja
Menenggelamkan seluruh isi dunia
Mengenyahkan puing-puing bangunan cakrawala
Sekarang dan hari esok akan sama saja
Tetap berjalan seperti udara
Tuhan, jika alur dunia yang fana
Perlahan-lahan masih sama
Kembalikanlah aku ke Peraduan-Mu
Aku ingin Pulang, Pulang, dan Pulang
Lalu, semuanya akan hilang
Yogyakarta, 11 Agustus 2018
Komentar
Posting Komentar