Pada akhir pembelajaran setiap topik, Anda diminta untuk merefleksikan pembelajaran dalam blog masing-masing, dengan menggunakan alur MERDEKA seperti dalam proses pembelajarannya. Anda bisa menceritakan refleksi Anda dengan caranya masing-masing, bisa narasi yang dilengkapi visual, ataupun narasi saja, atau model kreatif lainnya. Berikut ini panduan pertanyaan yang dapat membantu Anda menuliskan blog:
Refleksi Pembelajaran
Alur Pembelajaran
Mulai Dari Diri
Apa yang Anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses
pembelajaran?
Jawab:
Sebelum memulai proses pembelajaran, hal yang saya pikirkan mengenai
topik ini adalah status sosial dan ekonomi, serta faktor budaya maupun politik
seseorang dapat mempengaruhi pencapaian prestasi dan keberlanjutan karir yang
mampu peroleh. Faktor-faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik dapat
mempengaruhi proses pendidikan dan pembelajaran. Bahkan latar belakang
pendidikan seseorang juga dipengaruhi oleh dukungan orang tua dan keluarga.
Dengan dukungan dari orang tua dan keluarga dapat menunjang perkembangan dan
pertumbuhan individu, sehinga membentuk suatu karakter yang menyadari betapa
pentingnya pendidikan.
Eksplorasi Konsep
Apa yang Anda pelajari dari konsep yang Anda pelajari dalam topik
ini?
Jawab:
a. Hal yang saya pelajari pada bagian eksplorasi konsep antara lain:
b. Faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik dapat mempengaruhi pencapaian keberhasilan pendidikan setiap individu. Keempat faktor tersebut saling berkaitan untuk mencapai tujuan pendidikan.
c. Setiap individu peserta didik mempunyai latar belakang sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang beragam. Seorang pendidik, hendaknya memilih metode dan strategi yang tepat untuk membimbing peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan belajarnya.
d. Pendidik dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung dengan memperhatikan latar belakang sosial, budaya, ekonomi, dan politik peserta didik yang beragam. Konsep Status Sosial Ekonomi (SES) dalam perspektif sosiokultural mencakup aktivitas sosial dan interaksi orang dewasa-anak membentuk dasar sosialisasi kognitif. Status sosial ekonomi (SES) dan interaksi orang dewasa-anak merupakan perkembangan sosial berupa tindakan manusia yang dimediasi melalui berbagai alat budaya, serta cara seseorang merespons yang berkaitan dengan nilai, harapan, dan praktiknya disebut CHAT (Cultural-Historical Activity Theory).
Ruang Kolaborasi
Apa yang Anda pelajari lebih lanjut bersama dengan rekan-rekan Anda dalam ruang kolaborasi?
Jawab:
Pada bagian ruang kolaborasi, saya dan rekan-rekan belajar mengenai mengidentifikasi
faktor-faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang dapat mempengaruhi
pendidikan dan proses pembelajaran. Perkembangan pendidikan di berbagai daerah
Indonesia menggunakan pendekatan, metode, strategi, dan media pembelajaran yang
disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik setiap individu peserta didik.
Hal tersebut dikarenakan setiap individu peserta didik memiliki keragaman latar
belakang sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang dapat mempengaruhi cara
mereka belajar. Pendidik hendaknya dapat memfasilitasi kebutuhan belajar
peserta didik dengan memperhatikan latar belakang sosial, budaya, ekonomi, dan
politik yang beragam.
Demonstrasi Kontekstual
Apa hal penting yang Anda pelajari dari proses demonstrasi kontekstual
yang Anda jalani bersama kelompok (bisa tentang materi, rekan, dan diri
sendiri)?
Jawab:
Beberapa hal penting yang saya pelajari dari proses demonstrasi
kontekstual yang dijalani bersama kelompok antara lain: setiap anggota kelompok
belajar berdiskusi secara baik untuk berbagi pengetahuan agar tercapainya
tujuan bersama. Bahkan setiap anggota kelompok belajar menghormati sesama
teman, bekerja sama, dan menyampaikan pendapat saat melakukan kegiatan
presentasi.
Selain itu, saya belajar mengidentifikasi studi kasus atau permasalahan
melalui buku dan penyelesaian dari studi kasus tersebut dapat membantu saya
dalam mengajar di kelas. Bahkan saya smendapatkan sudut pandang baru melalui
analisis buku tersebut. Studi kasus dalam buku tersebut dapat memberikan
pengetahuan kepada saya bahwa faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik dapat
mempengaruhi pendidikan dan proses pembelajaran. Pengajar yang diceritakan pada
studi kasus buku tersebut memperhatikan perspektif sosiokultural dalam proses
pelaksanaan pembelajaran.
Elaborasi Pemahaman
Sejauh ini, apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini?
Apa hal baru yang Anda pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal
sebelum pembelajaran dimulai?
Apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut?
Jawab:
Hal yang sudah saya pahami mengenai topik ini adalah pentingnya interaksi
dewasa-anak dapat mempengaruhi pendidikan. Bahkan keadaan status sosial ekonomi
peserta didik dapat menentukan kualitas pendidikan yang diperoleh. Teori
sosiokultural mencakup status sosial ekonomi mempengaruhi pencapaian
keberhasilan dalam pendidikan. Seorang pendidik dapat mengajar dengan
menggunakan strategi dan metode yang tepat untuk mendukung keberhasilan
pendidikan. Bahkan pendidik dapat memperhatikan faktor sosial, budaya, ekonomi,
dan politik peserta didik yang beragam. Selain itu, pendidik menciptakan
lingkungan belajar yang inklusif dan memfasilitasi peserta didik dalam belajar.
Hal baru yang saya pahami di awal sebelum pembelajaran dimulai adalah memperhatikan latar belakang sosial, budaya, ekonomi, dan politik peserta didik yang beragam dalam proses pembelajaran. Selain itu, status sosial ekonomi (SES) peserta didik dapat menentukan keberhasilan dalam pendidikan.
Beberapa hal yang ingin saya pelajari lebih lanjut antara lain:
a. Menerapkan pembelajaran yang memperhatikan perspektif sosiokultural dan latar belakang sosial, budaya, ekonomi, serta politik peserta didik yang beragam.
b. Menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan berpusat pada peserta didik (student centered).
c. Memperhatikan faktor-faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang dapat mempengaruhi pendidikan dan proses pembelajaran.
Koneksi Antar Materi
Apa yang Anda pelajari dari koneksi antar materi baik di dalam mata
kuliah yang sama maupun dengan mata kuliah lain?
Jawab:
Hal yang saya pelajari pada bagian koneksi antar materi adalah
keterkaitan mata kuliah perspektif sosiokultural dengan mata kuliah lain
seperti pemahaman tentang peserta didik dan pembelajarannya, filosofi
pendidikan Indonesia, perancangan dan pengembangan kurikulum, pembelajaran
sosial emosional, pembelajaran berdiferensiasi, prinsip pengajaran dan asesmen,
dan praktik pengalaman lapangan.
Dalam keterkaitan mata kuliah perspektif sosiokultural dengan mata kuliah
lain dapat memberikan pengetahuan mengenai strategi pengajaran yang baik dengan
memperhatikan faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik peserta didik untuk
diterapkan saat mengajar di kehidupan nyata. Bahkan sebagai pendidik dapat
menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung dan memfasilitasi kebutuhan
peserta didik.
Aksi Nyata
Apa manfaat pembelajaran ini untuk kesiapan Anda sebagai guru?
Bagaimana Anda menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1-10? Apa
alasannya?
Apa yang perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya
dengan optimal?
Jawab:
Beberapa manfaat pembelajaran perspektif sosiokultural untuk kesiapan
saya sebagai guru antara lain:
a. Saya dapat
memahami faktor-faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang dapat mempengaruhi
pendidikan dan proses pembelajaran.
b. Saya
dapat memahami konsep teori sosiokultural yang mencakup status sosial ekonomi
(SES). Dengan memahami teori tersebut dapat bermanfaat untuk merancang
pembelajaran yang efektif dan mengajar dengan memperhatikan faktor sosial,
budaya, ekonomi, dan politik.
c. Saya
dapat memahami kebutuhan peserta didik dengan memperhatikan latar belakang
sosial, budaya, ekonomi, dan politik peserta didik yang beragam. Hal tersebut
agar saya dapat memfasilitasi kebutuhan peserta didik saat mengajar di kelas.
Saya menilai kesiapan saat ini dalam skala 7. Adapun alasannya adalah
saya belum menerapkan konsep sosiokultural dalam mengajar peserta didik. Bahkan
saya juga masih belajar mengenai materi perspektif sosiokultural dapat
diterapkan dengan baik saat kegiatan mengajar. Selain itu, saya perlu mendalami
tingkat lanjut mengenai materi teori sosiokultural dan referensi pengetahuan
yang mendukung.
Beberapa hal yang perlu saya persiapkan lebih lanjut untuk bisa
menerapkannya dengan optimal antara lain:
a. Saya
berusaha memahami mengenai konsep sosiokultural secara mendalam baik dari buku,
jurnal, internet, maupun referensi pendukung lainnya.
b. Saya
berusaha menerapkan konsep teori sosiokultural saat kegiatan mengajar di kelas
dengan memperhatikan latar belakang sosial, budaya, ekonomi, dan politik
peserta didik yang beragam.
c. Saya
berusaha mengikuti berbagai pelatihan mengajar dan meningkatkan kompetensi
dengan memperhatikan konsep sosiokultural.
.png)
.png)
Komentar
Posting Komentar