Pada akhir pembelajaran setiap topik, Anda diminta untuk merefleksikan pembelajaran dalam blog masing-masing, dengan menggunakan alur MERDEKA seperti dalam proses pembelajarannya. Anda bisa menceritakan refleksi Anda dengan caranya masing-masing, bisa narasi yang dilengkapi visual, ataupun narasi saja, atau model kreatif lainnya. Berikut ini panduan pertanyaan yang dapat membantu Anda menuliskan blog:
Refleksi Pembelajaran
Alur Pembelajaran
Mulai Dari Diri
Apa yang Anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses
pembelajaran?
Jawab:
Sebelum memulai proses pembelajaran, hal yang saya pikirkan mengenai
topik ini adalah memahami pembelajaran pada "Zone of Proximal Development" (ZPD)
yang mempengaruhi pendidikan di Indonesia. Saya juga memahami metode, strategi, pendekatan, dan media pembelajaran yang digunakan pendidik
dengan memperhatikan "Zone
of Proximal Development" (ZPD) peserta didik. Pada topik ini terdapat video yang menjelaskan mengenai
cara pendidik mengajar dengan menggunakan metode yang tepat dan memperhatikan "Zone of Proximal Development" (ZPD). Dengan mengajar memperhatikan "Zone of Proximal Development" (ZPD)
peserta didik akan terakomodasi kebutuhan belajarnya.
Eksplorasi Konsep
Apa yang Anda pelajari dari konsep yang Anda pelajari dalam topik
ini?
Jawab:
Hal yang saya pelajari pada bagian eksplorasi konsep adalah pembelajaran "Zone of Proximal Development" (ZPD) dikemukakan oleh Vygotsky. Tingkat perkembangan anak dikategorikan menjadi 2, yaitu perkembangan aktual dan potensial. "Zone of Proximal Development" (ZPD) merupakan jarak antara kemampuan peserta didik untuk menyelesaikan tugas dengan bantuan dan bimbingan orang lain (perkembangan potensial) serta kemampuan peserta didik untuk menyelesaikan tugas secara mandiri tanpa bantuan orang lain (perkembangan aktual). Setiap anak memiliki ZPD sesuai dengan perkembangan kognitifnya. Pendidik dapat mengajar menggunakan metode, media, strategi, dan pendekatan yang memperhatikan ZPD peserta didik. Bahkan guru dapat menjalin hubungan baik dengan peserta didik untuk memberikan bimbingan dalam belajar, agar peserta didik mencapai ZPD nya secara optimal.
Ruang Kolaborasi
Apa yang Anda pelajari lebih lanjut bersama dengan rekan-rekan Anda dalam
ruang kolaborasi?
Jawab:
Pada bagian ruang kolaborasi, saya dan rekan-rekan belajar mengenai pengaruh
pembelajaran "Zone
of Proximal Development" (ZPD) dalam dunia
pendidikan. Bahkan saya dan rekan-rekan belajar mempersiapkan untuk
mengajar dengan memperhatikan "Zone of Proximal Development" (ZPD)
peserta didik. Selain itu, kami belajar mengenai metode, strategi,
media, dan pendekatan yang menyesuaikan "Zone of Proximal Development" (ZPD) peserta didik saat mengajar. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk
memberikan bimbingan dan bantuan belajar kepada peserta didik, agar pembelajaran
dapat berjalan secara efektif.
Demonstrasi Kontekstual
Apa hal penting yang Anda pelajari dari proses demonstrasi kontekstual
yang Anda jalani bersama kelompok (bisa tentang materi, rekan, dan diri
sendiri)?
Jawab:
Beberapa hal penting yang saya pelajari dari proses demonstrasi
kontekstual yang dijalani bersama kelompok antara lain: setiap anggota kelompok
belajar berdiskusi secara baik untuk berbagi pengetahuan agar tercapainya
tujuan bersama. Bahkan setiap anggota kelompok belajar menghormati sesama
teman, bekerja sama, dan menyampaikan pendapat saat melakukan kegiatan
presentasi. Selain itu, saya belajar menerima pendapat sesama anggota kelompok
mengenai pembelajaran "Zone
of Proximal Development" (ZPD). Konsep pembelajaran "Zone of Proximal Development" (ZPD)
menekankan bahwa setiap peserta didik mempunyai tingkat kemampuan yang beragam.
Pendidik dapat memahami "Zone of Proximal Development" (ZPD)
setiap peserta didik saat pembelajaran dan memberikan bimbingan secara optimal.
Elaborasi Pemahaman
Sejauh ini, apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini?
Apa hal baru yang Anda pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal
sebelum pembelajaran dimulai?
Apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut?
Jawab:
Hal yang sudah saya pahami mengenai topik ini faktor sosial, budaya,
ekonomi, dan politik peserta didik dapat mempengaruhi pendidikan dan proses
pembelajaran. Seorang pendidik dapat mengajar dengan menggunakan strategi,
pendekatan, metode, dan media yang menyesuaikan "Zone of Proximal Development" (ZPD)
peserta didik yang beragam. Selain itu, pendidik dapat memberikan bantuan
dan bimbingan kepada peserta didik sesuai dengan "Zone of Proximal Development" (ZPD)
nya masing-masing.
Hal baru yang saya pahami di awal sebelum pembelajaran dimulai adalah menentukan strategi, metode, media, dan pendekatan saat mengajar dengan memperhatikan "Zone of Proximal Development" (ZPD) setiap peserta didik. Teori pembelajaran "Zone of Proximal Development" (ZPD) dikemukakan oleh Vygotsky yang menjelaskan bahwa proses perkembangan kognitif seseorang dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan budayanya.
Beberapa hal yang ingin saya pelajari lebih lanjut antara lain:
a. Menerapkan pembelajaran yang memperhatikan perspektif sosiokultural dan latar belakang sosial, budaya, ekonomi, serta politik peserta didik yang beragam.
b. Menentukan strategi, metode, media, dan pendekatan yang sesuai dengan "Zone of Proximal Development" (ZPD) peserta didik yang beragam.
c. Menyusun materi, bahan ajar, dan asesmen atau penilaian yang memperhatikan "Zone of Proximal Development" (ZPD) peserta didik yang beragam.
Koneksi Antar Materi
Apa yang Anda pelajari dari koneksi antar materi baik di dalam mata
kuliah yang sama maupun dengan mata kuliah lain?
Jawab:
Hal yang saya pelajari pada bagian koneksi antar materi adalah
keterkaitan mata kuliah perspektif sosiokultural dengan mata kuliah lain
seperti pemahaman tentang peserta didik dan pembelajarannya, filosofi
pendidikan Indonesia, pembelajaran berdiferensiasi, dan prinsip pengajaran dan asesmen.
Dalam keterkaitan mata kuliah perspektif sosiokultural dengan mata kuliah
lain dapat memberikan pengetahuan mengenai latar belakang peserta didik sangat mempengaruhi
perkembangan kognitif. Menurut Ki Hadjar Dewantara, pendidik perlu menerapkan pendidikan
yang menuntun peserta didik mencapai kesejahteraan. Bahkan pendidik dapat
menentukan strategi, metode, media, dan pendekatan pengajaran yang baik dengan
memperhatikan "Zone
of Proximal Development" (ZPD) peserta didik. Pendidik juga dapat memberikan bantuan dan bimbingan
peserta didik sesuai dengan "Zone of Proximal Development" (ZPD).
Dengan pembelajaran yang memperhatikan "Zone of Proximal
Development" (ZPD), peserta didik yang ZPD rendah akan
mendapatkan bantuan dari rekan ZPD tinggi atau orang dewasa yang berpengalaman.
Hal tersebut dapat membantu tercapainya tujuan pembelajaran pada peserta didik.
Pengetahuan mengenai "Zone of Proximal Development" (ZPD)
sangat bermanfaat untuk diterapkan saat mengajar di
kehidupan nyata.
Aksi Nyata
Bagaimana Anda menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1-10? Apa
alasannya?
Apa yang perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya
dengan optimal?
Jawab:
Beberapa manfaat pembelajaran perspektif sosiokultural untuk kesiapan saya sebagai guru antara lain:
a. Saya dapat memahami faktor-faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang dapat mempengaruhi pendidikan dan proses pembelajaran.
b. Saya dapat memahami "Zone of Proximal Development" (ZPD) peserta didik yang beragam. Hal tersebut membantu saya agar dapat merancang metode, strategi, media, dan pendekatan yang menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Hal tersebut dikarenakan setiap peserta didik memiliki tingkat perkembangan yang beragam.
c. Saya dapat menyusun materi, bahan ajar, dan asesmen atau penilaian yang memperhatikan "Zone of Proximal Development" (ZPD) peserta didik yang beragam.
Saya menilai kesiapan saat ini dalam skala 8. Adapun alasannya adalah
saya masih belajar mengenai materi perspektif sosiokultural dapat diterapkan
dengan baik saat kegiatan mengajar. Selain itu, saya perlu mendalami tingkat
lanjut mengenai materi pembelajaran "Zone of Proximal Development" (ZPD)
dan referensi pengetahuan yang mendukung. Bahkan saya perlu memahami
aspek sosiokultural peserta didik yang beragam dengan baik.
Beberapa hal yang perlu saya persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan optimal antara lain:
a. Saya berusaha memahami mengenai konsep sosiokultural secara mendalam baik dari buku, jurnal, internet, maupun referensi pendukung lainnya.
b. Saya berusaha menerapkan konsep teori sosiokultural saat kegiatan mengajar di kelas dengan memperhatikan latar belakang sosial, budaya, ekonomi, dan politik peserta didik yang beragam.
c. Saya berusaha menerapkan pembelajaran dengan memperhatikan "Zone of Proximal Development" (ZPD) peserta didik yang beragam.
d. Saya berusaha mengikuti berbagai pelatihan mengajar dan meningkatkan kompetensi dengan memperhatikan konsep sosiokultural dan "Zone of Proximal Development" (ZPD).
e. Saya berusaha menjalin hubungan dengan baik kepada peserta didik agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan memberikan bantuan atau bimbingan yang optimal sesuai dengan "Zone of Proximal Development" (ZPD).


Komentar
Posting Komentar