AKSI NYATA
Pada akhir pembelajaran setiap topik, Anda diminta untuk merefleksikan
pembelajaran dalam blog masing-masing, dengan menggunakan alur MERDEKA seperti
dalam proses pembelajarannya. Anda bisa menceritakan refleksi Anda dengan
caranya masing-masing, bisa narasi yang dilengkapi visual, ataupun narasi saja,
atau model kreatif lainnya. Berikut ini panduan pertanyaan yang dapat membantu
Anda menuliskan blog:
Refleksi Pembelajaran
Alur Pembelajaran
Mulai Dari Diri
Apa yang Anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses
pembelajaran?
Jawab:
Sebelum memulai proses pembelajaran, hal yang saya pikirkan mengenai
topik ini adalah memahami pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran
yang diterapkan sebagai Scaffolding pada "Zone of Proximal Development" (ZPD).
Pada topik ini juga akan menjelaskan mengenai cara pendidik mengajar
dengan menggunakan metode dan strategi yang tepat serta menggunakan pendekatan
Scaffolding pada "Zone
of Proximal Development" (ZPD). Dalam merancang pembelajaran menggunakan pendekatan, strategi, metode,
dan teknik pembelajaran menyesuikan dengan tingkat perkembangan
peserta didik. Dengan memberikan Scaffolding pada "Zone of Proximal
Development" (ZPD) maka peserta didik akan terfasilitasi
dalam belajar.
Eksplorasi Konsep
Apa yang Anda pelajari dari konsep yang Anda pelajari dalam topik
ini?
Jawab:
Hal yang saya pelajari pada bagian eksplorasi konsep adalah merancang pendekatan,
strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada
"Zone of Proximal
Development" (ZPD). Contoh metode pembelajaran agar
dapat mengembangkan ZPD peserta didik antara lain diskusi kelompok, membuat
proyek, dan penugasan portofolio. Sementara strategi pembelajaran yang
digunakan seperti pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran berbasis
projek. Perlu diketahui bahwa setiap individu peserta didik memiliki kebutuhan
dan karakteristik yang beragam seperti tingkat perkembangan, gaya belajar, dan
minat serta bakat. Hal tersebut akan berhubungan dengan kemampuan peserta didik
dalam memahami materi pelajaran yang diajarkan di kelas. Dapat dikatakan bahwa
setiap individu berada pada ZPD yang berbeda. Maka guru harus memberikan pendekatan
Scaffolding untuk memberikan bantuan dan bimbingan kepada peserta didik agar
dapat memperluas ZPD. Bahkan guru dapat menjalin hubungan
baik dengan peserta didik untuk memberikan bimbingan dalam belajar, agar
peserta didik mencapai ZPD nya secara optimal.
Ruang Kolaborasi
Apa yang Anda pelajari lebih lanjut bersama dengan rekan-rekan Anda dalam
ruang kolaborasi?
Jawab:
Pada bagian ruang kolaborasi, saya dan rekan-rekan belajar mengenai pandanga
kami pada pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan
sebagai Scaffolding dalam "Zone of Proximal Development" (ZPD).
Bahkan saya dan rekan-rekan belajar mempersiapkan untuk mengajar dengan memberikan
pendekatan Scaffolding dan memperhatikan "Zone of Proximal Development" (ZPD)
peserta didik. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk
memberikan bimbingan dan bantuan belajar kepada peserta didik sesuai dengan ZPD,
agar pembelajaran dapat berjalan secara efektif.
Demonstrasi Kontekstual
Apa hal penting yang Anda pelajari dari proses demonstrasi kontekstual
yang Anda jalani bersama kelompok (bisa tentang materi, rekan, dan diri
sendiri)?
Jawab:
Beberapa hal penting yang saya pelajari dari proses demonstrasi kontekstual
yang dijalani bersama kelompok antara lain: setiap anggota kelompok belajar
berdiskusi secara baik untuk berbagi pengetahuan agar tercapainya tujuan
bersama. Bahkan setiap anggota kelompok belajar menghormati sesama teman,
bekerja sama, dan menyampaikan pendapat saat melakukan kegiatan presentasi.
Selain itu, saya belajar menerima pendapat sesama anggota kelompok mengenai pendekatan,
strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada
"Zone of Proximal
Development" (ZPD). Pendidik dapat memahami "Zone
of Proximal Development" (ZPD) setiap peserta didik saat
pembelajaran dan memberikan bimbingan secara optimal. Pemberian bimbingan dan
bantuan tidak harus dilakukan secara terus menerus, tetapi secara bertahap
sesuai dengan tingkat ZPD peserta didik. Hal tersebut bertujuan agar mendorong
peserta didik untuk berpikir kritis dan mengembangkan ZPD.
Elaborasi Pemahaman
Sejauh ini, apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini?
Apa hal baru yang Anda pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal
sebelum pembelajaran dimulai?
Apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut?
Jawab:
Hal yang sudah saya pahami mengenai topik ini adalah merancang kegiatan
pembelajaran yang menggunakan pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran
yang diterapkan sebagai Scaffolding pada "Zone of Proximal Development" (ZPD).
Seorang pendidik dapat mengajar dengan menggunakan strategi, pendekatan,
metode, dan media yang menyesuaikan "Zone of Proximal Development" (ZPD)
peserta didik yang beragam. Selain itu, saat proses pembelajaran, guru
tidak hanya memberikan materi pejaran. Tetapi guru harus berperan sebagai
fasilitator yang dapat memfasilitasi peserta didik sesuai dengan "Zone of Proximal
Development" (ZPD) nya masing-masing dan
memberikan bimbingan melalui pendekatan Scaffolding.
Hal baru yang saya pahami di awal sebelum pembelajaran dimulai adalah merancang
pembelajaran dengan pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang
diterapkan sebagai Scaffolding pada "Zone of Proximal Development" (ZPD). Teori pembelajaran "Zone of Proximal Development" (ZPD)
dikemukakan oleh Vygotsky yang menjelaskan bahwa proses perkembangan kognitif
seseorang dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan budayanya. Maka sangat penting
dalam memberikan bantuan dan bimbingan kepada peserta didik melalui Scaffolding.
Beberapa hal yang ingin saya pelajari
lebih lanjut antara lain:
a. Menerapkan pembelajaran yang menggunakan pendekatan, strategi, metode,
dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada "Zone of Proximal
Development" (ZPD).
b. Menyusun materi, bahan ajar, dan asesmen atau penilaian yang
memperhatikan "Zone
of Proximal Development" (ZPD) peserta didik
yang beragam.
c. Memanfaatkan
teknologi pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan,
strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada "Zone of Proximal
Development" (ZPD). Hal tersebut agar tujuan
pembelajaran dapat tercapai dan menunjang pengalaman belajar peserta didik.
d. Memastikan
bahwa setiap individu peserta didik telah mendapatkan dukungan dan bimbingan
sesuai dengan ZPD.
Koneksi Antar Materi
Apa yang Anda pelajari dari koneksi antar materi baik di dalam mata
kuliah yang sama maupun dengan mata kuliah lain?
Jawab:
Hal yang saya pelajari pada bagian koneksi antar materi adalah
keterkaitan mata kuliah perspektif sosiokultural dengan mata kuliah lain
seperti pemahaman tentang peserta didik dan pembelajarannya, filosofi
pendidikan Indonesia, pembelajaran berdiferensiasi, prinsip pengajaran dan
asesmen, praktik pengalaman lapangan, dan projek kepemimpinan.
Dalam keterkaitan mata kuliah perspektif sosiokultural dengan mata kuliah
lain dapat memberikan pengetahuan mengenai latar belakang peserta didik yang beragam
dapat mempengaruhi perkembangan kognitif. Bahkan guru dapat merancang
pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran
yang diterapkan sebagai Scaffolding pada "Zone of Proximal Development" (ZPD). Guru juga dapat memberikan bantuan dan bimbingan peserta didik sesuai
dengan "Zone
of Proximal Development" (ZPD). Dengan
pembelajaran yang memperhatikan "Zone of Proximal Development" (ZPD),
peserta didik yang ZPD rendah akan mendapatkan bantuan dari rekan ZPD tinggi
atau orang dewasa yang berpengalaman. Hal tersebut dapat membantu tercapainya
tujuan pembelajaran pada peserta didik. Pengetahuan mengenai "Zone of
Proximal Development" (ZPD) sangat bermanfaat untuk diterapkan saat mengajar di kehidupan nyata.
Aksi Nyata
Bagaimana Anda menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1-10? Apa
alasannya?
Apa yang perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya
dengan optimal?
Jawab:
Beberapa manfaat pembelajaran
perspektif sosiokultural untuk kesiapan saya sebagai guru antara lain:
a. Saya dapat merancang kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan,
strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada "Zone of Proximal
Development" (ZPD). Hal tersebut dikarenakan setiap peserta didik memiliki tingkat
perkembangan yang beragam.
b. Saya dapat menyusun materi, bahan ajar, dan asesmen atau penilaian yang
memperhatikan "Zone
of Proximal Development" (ZPD) peserta didik
yang beragam.
c. Saya
dapat memberikan bantuan, bimbingan, dan dukungan kepada peserta didik melalui
pendekatan Scaffolding agar dapat memperluas ZPD.
Saya menilai kesiapan saat ini dalam skala 8. Adapun alasannya adalah
saya masih belajar mengenai materi perspektif sosiokultural dapat diterapkan
dengan baik saat kegiatan mengajar. Selain itu, saya perlu mendalami tingkat
lanjut dari berbagai referensi mengenai materi pembelajaran pendekatan
Scaffolding dengan memperhatikan "Zone of Proximal Development" (ZPD). Bahkan saya perlu memahami aspek sosiokultural dan ZPD peserta didik dengan
baik. Hal tersebut agar dapat menciptakan pembelajaran yang efektif.
Beberapa hal yang perlu saya
persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan optimal antara lain:
a. Saya berusaha memahami mengenai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran
yang diterapkan sebagai Scaffolding pada "Zone of Proximal Development" (ZPD)
secara mendalam baik dari buku, jurnal, internet, maupun referensi
pendukung lainnya.
b. Saya berusaha menerapkan pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran
yang diterapkan sebagai Scaffolding dalam "Zone of Proximal Development" (ZPD)
saat kegiatan mengajar di kelas.
c. Saya berusaha memberikan bantuan dan bimbingan kepada peserta didik
sesuai dengan "Zone
of Proximal Development" (ZPD) melalui pendekatan
Scaffolding.
d. Saya berusaha mengikuti berbagai pelatihan mengajar dan meningkatkan
kompetensi dengan memperhatikan pendekatan,
strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan sebagai Scaffolding pada
"Zone of Proximal
Development" (ZPD).


Komentar
Posting Komentar